Search

Type your search keyword, and press enter

Suatu Pesan

Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja dan pekerjaan untuk keabadian.
By : Pramoedya Ananta Toer.

Jumat, 24 Juni 2016

Bukber Bagoy

Besok sudah kamis lagi. Mau posting apa, ya, di blog ini. Bukan kamis lagi malah, sudah lewat kamis di minggu ini. 

*** 

Senin malam lalu, saya tiba-tiba senang. Hehehehe. Senang karena untuk pertama kali, pesan yang saya kirim ke channel radio Prambors ternyata dibaca oleh penyiarnya dalam acara NightShift bersama Mario dan Genus di malam hari. Mereka berdua tanya kependengar radio, tentang hal baru apa yang dilakukan Minggu ini. Saya pun menjawab, di twitter dengan #BaruPertamaKali Minggu kemarin nonton film horor sendirian di bioskop. Satu dua pesan pendengar dibacakan oleh mereka. Hmm. lebih tepatnya twit para pendengar yang dibaca.  Selang beberapa detik kemudian twit saya dibaca. Awal dengar nama saya disebutkan otak saya langsung beku beberapa detik, seperti berpikir apa itu benar nama saya yang disebutkan. Bahkan mata saya juga terbelalak terbuka lebar dan ingin meloncat keluar. Lebay, ya. Hahaha. Waktu juga seakan melambat.. Secara cepat otak saya berlari, mensinkronkan dan mengingat ingat nama yang tertera diakun twitter saya. Karena yang saya ingat adalah kusumah_darma tapi Mario -penyiar radio Prambors- menyebutkan Darma Kusumah. Lalu semua terjawab saat dibacakan twitnya dan benar itu adalah twit yang baru saja saya pos. Saking senangnya, saya langsung membuka twitter lagi, mengucapkan terima kasih dan kesan nonton horor itu kepada kedua penyiar tersebut. Ingin rasanya ngobrol ditelpon tapi, sudah ada panggilan masuk dari pendengar lain. 

Tenyata rasanya dibacakan pesannya yang kita tulis untuk radio senangnya bukan main, ya. Hahaha. Saya senangnya receh, ya. Gampang banget. Saya seperti kembali lagi ke Zaman dulu, sebelum ada tv, internet, dan media sosial, hampir setiap kawula muda memanfaatkan radio sebagai media komunikatif antara penyiar dan pendengarnya. Hingga saat ini, radio masih bertahan karena sifat mereka sebagai penghibur yang komunikatif. Selalu ada dialog antara penyiar dan pendengar selain itu radio juga informatif suka ada obrolan yang baru kita ketahui. Kalau  kalian punya kah cerita sama tentang jadi pendengar radio kemudian cerita atau request-nya dibacakan kembali oleh penyiar radio? Atau kalain pernah jadi penyiar radio? Itu lebih hebat lagi. 

Tapi, kadang suka kampret juga kalau dengarin radio malam hari hingga larut malam. Kampretnya itu saat lagu yang diputar adalah lagu melow yang galau. Tadinya dengarin radio untuk dapat hiburan malah jadi galau di malam hari. Kalau sudah gitu saya langsung matikan radio dan dengarin playlist lagu di hp atau main game di hp. Kampret lainnya ada juga beberapa channel radio yang memakai blue joke sebagai bahan obrolannya, kan bikin malam pendengarnya berfantasi liar.

*** 
Skip ke bahasan lain. Sekarangkan lagi bulannya Ramadan 1437 H. Bicara soal Ramadan pasti identik dengan ibadah puasa bagi yang Mukmin, kan. Bicara soal puasa tentu identik juga dengan tradisi bukber atau bubar, buka bersama gitu. Bukan buka yang lain, buka baju dan celana bersama juga bukan. Tahun ini saya hanya dapat kurang dari lima undangan berbuka. Satu undangan gagal karena saya dodol dan sisanya karena jadwalnya tidak sesuai. Kira-kira kalian punya cerita bukber Ramadan tahun ini kah? 

Saya. Ada. Tapi. Gagal. :(

Undangan bukber yang saya datangi adalah undangan bukbernya blogger Jakarta. Karena jadwalnya sesuai, saya bisa datang. Sebenarnya bukan undangan bukber, lebih tepatnya kumpul blogger Jakarta dan ini sekalian bukber juga. Ini juga kumpulnya tidak mengatasnamakan atau mengkhususkan kumpul blogger hanya untuk dari komunitas tertentu karena dari posternya terlihat general. Siapapun bisa datang dan kumpul. Blogger yang kebetulan lagi di Jakarta ataupun non-blogger boleh kumpul. 

Awalnya tidak merencanakan untuk ikut karena di hari Sabtu itu -saya lupa tanggal berapa acaranya kalau nggak salah minggu pertama puasa- saya masih goleran di kasur baru bangun tidur pukul dua siang. Sehabis bangun tidur, saya lihat hp, di grup whatsapp  lagi ada bahasan siapa yang mau ke Kota Tua kumpul blogger Jakarta sekalian bukber. Dengan menimbang-nimbang saya terus menggelindingkan  otak saya atas acara tersebut. Acaranya jam tiga sore dan beberapa menit sebelum jam tiga sore, saya yang masih di rumah langsung minta izin orangtua untuk hadir ke acara bukber itu. Akhirnya saya berangkat jam empat. Agak berat hati juga, saya harus berbuka puasa diluar. Iya, karena minggu itu adalah moment lagi kumpulnya sama keluarga tapi saya malah berbuka puasa di luar.

Saya naik commuter line untuk ke sana dan berhenti di stasiun kota. Dan entah semesta sedang merencanakan apa, dalam perjalanan berangkat serta pulang, cummuter line yang mau sampai di stasiun transit selalu ada gangguan dan menunggu giliran masuk ke stasiun, itu cukup lama menunggunya. Akhirnya, baik di peron ataupun saat di dalam kereta, saya menunggu dengan bosan bosan dan bosan. Karena hp saya sudah lowbat, saya tidak bisa menunggu kereta itu sambil bergentayangan di dunia maya. Satu dua kali, saya coba aktifkan paket data mencari tahu informasi teman teman yang sudah kumpul di sana. Beberapa teman sudah ada di sana, seperti Imas, Bang Adi, Bang Ucup juga Bang Aziz sudah tiba di Kota Tua. Rasa bosan dan gelisah saya tidak kalah kritisnya dengan batrai hp saya yang lowbat. Iya gelisah karena waktu berbuka sudah semakin dekat sementara saya masih berada di dalam kereta yang sedang menunggu masuk ke dalam stasiun transit Manggarai. 

Dalam kondisi seperti itu, saya cuma bisa sms ke Wulan. Mau cerita. Dan tep. Hp saya mati. Akhirnya saya berbuka puasa di stasiun Manggarai dengan sekaleng minuman badak. Singkat cerita, saya melanjutkan perjalanan ke stasiun Kota dan sampai di sana sekitar pukul mendekati waktu Isya, tidak lama setelah salat dan mencari-cari colokan untuk ngecas hp yang hasilnya nihil karena sudah penuh semua colokan dipakai dengan pengguna lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan saya keluar dari stasiun berharap bertemu yang lain namun hasilnya nihil juga. Yaudin, saya pulang lagi ke rumah. Sampai rumah sekitar jam sebelas malam. Karena ada gangguan lagi di commuter line saat perjalanan, akhirnya sampai rumah malam gitu. Sebelumnya saya sempat mampir sih ke Domino Pizza, beli sekotak pangan untuk dikunyah-kunyah bareng keluarga. 

Dan besoknya, hari Minggu saat ada undangan bukber bersama teman semasa SMK, saya tidak datang. Saya memilih untuk buka puasa bersama keluarga mengingat karena setelah hari Minggu itu, saya akan dikarantina kembali. 

Iya itu tadi sedikit cerita bukber gagal saya tahun ini. Hmm. Sudah antimainstream belum dengan kebanyakan orang yang bukber sering berhasil? 

Kalau kata Icha bukber berhasil adalah bukber asoy. 

Oh, iya untuk kalian yang ingin lihat serunya kumpul blogger Jakarta bisa kalian lihat di ig-nya deyacdp. Maaf tidak bisa melampirkan fotonya karena saya cemburu lihat keseruannya. :( hahhahaha. 

Bagaimana dengan bukber asoy kalian? 

12 komentar:

  1. Saya kira Bagoy itu nama daerah mas. Ah sayang nyh gak bisa ikut bukber, padahal bukber itu seru lhoo dan jarang-jarang. soalnya kalau nentuin tanggal bukber itu susah

    BalasHapus
  2. Wah, sweet banget bisa seneng dari modal radio doang. Jadinya Youtube kalah sweet-nya. Hahaha.

    Oh ini sempet rame di WA. Gue tau, cuma nggak berani aja .Udah ketebak bakal pulang malem banget. Males deh jadinya.

    BalasHapus
  3. Ohahahahahaha. Jadi bagoy itu antonim dari asoy? Pas di telpon kemaren kamu nggak ceritain lengkap bukber bagoy ini ih. Padahal kan ngetawainnya lebih enak pas di telpon. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!
    Ciyeeeee, yang mentionnya dibacain. Seneng kan. Ada hikmahnya juga kan nonton Valak sendirian? Jadi nggak kapok kan nonton film horror? Ah pasti Darma nggak kapok. Horny banget kan sama film horror kamu, Dar. Aku yakin. 100%. Mhuahahahaha.

    Ngomong-ngomong radio.... aku punya kenangan alay sama radio. Ya itu deh kamu tau kan, pernah pacaran sama orang yang nomornya dapat dari radio. Huhu. Nomor yang bikin berfantasi liar. Penasaran muka si punya nomor itu kayak gimana Dih, alay banget pokoknya.

    Jadi..... kapan WIDY bukber? Hahahahahaha. Huhuhuhuhu. Ngarep banget dah si Icha :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi..... kapan WIDY bukber? (2) :(

      Hapus
  4. Aciyeeeeee mensyennya dibacain penyiar radio. :D
    Gue pernah sekali doang dibacain penyiar radio. Melalui sms sih. Jaman dulu gue masih gaptek, belom kenal twitter. Huahahahaaa

    Betewe, lu nggak cerita ke penyiar radionya tentang lu nangis waktu nonton conjuring 2? HAHAHAAHAAA
    Gue bongkar aib lu. Yes.

    Gapapa. Ramadhan tahun depan, insyaallah lu masih bisa kumpul dan bukber bareng blogger jabodetabek lainnya :))

    Mending sih ada yg ngajakin bukber. Lah gue kagak ada sama sekali. Sedih nggak sih :(

    BalasHapus
  5. Duh kasian amat. Udah jauh-jauh nyampe sana, malah nggak jadi bukber. Gapapa, Ma. Bukber bukanlah segalanya.
    Eh ini template lo bikin salah fokus. Serius deh.

    BalasHapus
  6. Gue pernah dar, tapi lewat sms ngirimnya, gak lama punya gue dibacain, denger gitu gue senyum-senyum sendiri haha,
    Rumah lu dimana emang ? kalau ke tempat bukber deket kenapa gak pake motor, enak bisa selap selip

    BalasHapus
  7. Yawlaa
    Kesian amat bang dar. :')
    untung i gak jadi, kalo jadi pasti bernasib sama, apalagi dari Bekasiy.
    Itu mah gagal bukber capek dijalan doang. asli si sedih banget, mana jauh. :')

    BalasHapus
  8. eh ini ko templatenya baru apa gimana ya ?

    BalasHapus
  9. Wuidihh. Dah berapa taun aku gak mampir ke mari yak??
    Hmm.. Bnyak skali yg berbeda! 1. Pake kata "saya". Dulu "gue", kan? Hmm, apa kadar skrg lg kerasukan Rangga??
    2. Template baru. Ciyeeehh~ Muka ku pake dipajang2 lg disamping. Ah, jadi maloe! XD Wkwkwk.

    Jadi.. Ini maksudnya bukber bagoy apa bukber asoy sih? Masa judul typo? :/ yg benar yg manahh?
    Iya, bukbernya antimainstream nih, org mah bukber pda berhasil, ini malah gagal gegara kereta ketunda ama batre low. Haha. Kashiaan. Sabar yah :D
    Dikarantina? Emg kadarma ikut Indonesian Idol ada karantinaannya sgala?

    Klo gasalah ini bukber blogger hri sbtu yah wktu itu? Aku pgn ikut tp jam 3 aja aku bru nyampe rmh :')
    Bukberku jg ada yg gagal kok, bukber smp. Cuma ngmng doang tp kaga ada yg gerak2 ampe lebaran :')

    BalasHapus
  10. ya ampun akhirnay buka di manggrai yaaahhh..belum rezeki sih kayanya...tp gue baru tau blogger jkaarta ada perkumpulannya juga, hehe krn dulu gue penah dikasi tau ktanya pada ga aktif ngumpul hehehe,,,

    semoga kalian selalu kompakkk

    BalasHapus
  11. nice post.
    thank you.
    http://www.dutarentalmedan.com/

    BalasHapus